Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar Lengkap

Assalamu’alaikum saudaraku seiman, semoga puasa hari dibulan ramadhan ini lancar dan semoga amal puasa kita diterima Allah subhanahu wa ta’ala.

Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan kebaikan. Pada bulan ini semua orang Islam berlomba-lomba dalam kebaikan.

Menjalin hubungan yang lebih erat lagi, baik dengan sang maha pencipta maupun dengan sesama makhluknya.

Salah satu berkah atau kebaikan yang diburu ketika bulan ramadhan yaitu malam lailatul qadar. Malam ini sangat spesial, sebab satu malam lailatul qadar sama dengan seribu bulan.

Jadi apabila kita beribadah pada malam lailatul qadar maka nilainya sama dengan beribadah seribu bulan atau 83 tahun lebih 4 bulan.

Bukankah itu waktu yang sangat panjang? Bahkan rata-rata umur manusia saat ini tidak mencapainya.

Untuk itu, mari kita saling mengingatkan akan hadirnya malam lailatul qadar dan semoga kita bisa menjumpai malam tersebut. Aamiin

Mendapatkan malam lailatul qadar bukanlah hal yang mudah, karena tidak ada keterangan waktu yang tepat kapan terjadinya. Yang ada hanyalah tanda-tandanya. (Pelajari tanda-tanda malam lailatul qadar dibawah artikel ini)

Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar

Doa Malam Lailatul Qadar

Pada zaman Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat mengetahui malam lailatul qadar dengan memperhatikan tanda-tandannya.

Berdasarkan hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan satu doa ketika terjadinya malam lailatul qadar. Berikut bunyi doa tersebut,

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allaahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya: Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku.

Hadits selengkapnya :

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari Aisyah ia berkata, “Aku bertanya, ‘Ya Rasulullah jika aku mengetahui bahwa malam itu adalah lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan waktu itu?’ Rasulullah bersabda, ‘Ucapkanlah: Allaahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku).’ (HR. Tirmidzi; shahih)

Berdasarkan hadits tersebut, para ulama menyimpulkan bahwa pada malam lailatul qadar dianjurkan memperbanyak memohon ampunan.

Do’a tersebut juga mengandung ketundukan hamba pada Allah dan pernyataan bahwa dia tidak bisa luput dari dosa.

Baca juga : Tata Cara Shalat Idul Fitri Sesuai Sunnah

Amalan Malam Lailatul Qadar

Selain disunnahkan untuk mengamalkan doa diatas, para ulama juga menganjurkan untuk memperbanyak amalan lainnya seperti memperbanyak dzikir, tilawah Al Qur’an dan juga doa untuk kepentingan umat.

Malam lailatul qadar merupakan sebuah misteri, tidak ada yang tau pasti kapan waktu hadirnya malam kemuliaan tersebut. Meskipun kita tidak tahu secara pasti kapan datangnya lailatul qadar, yang penting amalan ini dilakukan selama bulan Ramadhan, khususnya sepuluh terakhir Ramadhan.

Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi ?

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa. (HR. Muslim)

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Berdasarkan keterangann diatas, kita sudah tahu kapan hadirnya malam lailatul qadar, yaitu berada pada sepuluh malam terakhi bulan ramadhan.

Lalu seperti apa tanda-tandanya? Berikut ini 4 tanda hadirnya malam kemuliaan :

1. Udara dan angin sekitar terasa tenang

Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi.  Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)

2. Malaikat menurunkan ketenangan

Manusia akan merasakan ketenangan serta merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

3. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

4. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.

Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Sepertiga dari bulan ramadhan terdapat satu malam kemuliaan yang disebut dengan malam lailatul qadar.

Keutamaan dari malam tersebut sangat luar biasa, bahkan disebutkan didalam firman Allah ta’ala bahwa malam lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan.

Sebagaimana yang terkandung didalam QS. Al Qadar [97] : 3-5 ,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)

Dengan keutamaan yang begitu besar, sangat disayangkan apabila kita tidak bersungguh-sunggu untuk mendapatkan malam kemuliaan tersebut. Jangan lupa perbanyak amalan dan doa malam lailatul qadar sebagaimana yang disunnahkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca juga : Niat Zakat Fitrah dan Doa Menerima Zakat Fitrah

Semoga dengan adanya tulisan di website Kajiandoa.com ini, kita semua termotivasi untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan. Terutama pada bulan ramadhan yang penuh dengan kebaikan dan berkah ini.

Tinggalkan komentar