Bacaan Doa Nurbuat Arab, Latin dan Terjemahan

Doa Nurbuat atau nurun nubuwwah adalah salah satu doa yang terkenal dengan berbagai faedahnya yang luar biasa.

Disamping hikmah-hikmahnya yang sangat banyak, pengamalan doa nurbuat menjadi pro kontra umat muslim. Sebagian ada yang membolehkan untuk diamalkan selama tujuannya baik, namun sebagian lain ada juga yang melarangnya karena doa ini tidak ada sanad ke nabi. Jika di ibaratkan, kedudukan doa ini sama halnya dengan bacaan tahlil dimana sebagian ulama berpendapat boleh dan sebagian lain melarang.

Doa Sebelum Tidur dan Doa Bangun Tidur Sesuai Sunnah

Karena kami tidak begitu banyak informasi yang kami dapatkan tentang doa ini seperti sejarah doa nurbuat dan lain sebagainya, jadi kami hanya akan membagikan lafadz dan terjemahan dari doa tersebut.

Bacaan Doa Nurbuat

Bacaan Doa Nurbuat

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ  وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِيْنَ وَعَيْنِ الْجِنِّ الْاِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ

وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنٌ وَمَاهُوَ اِلاَّذِكْرٌ لِّلْعَالَمِيْنَ وَمُسْتَجَابُ اْلقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُوالْعَرْشِ الْمَجِيْدِ

طَوِّلْ عُمْرِيْ  وَصَحِّحْ جَسَدِيْ وَاقْضِ حَاجَتِيْ وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ  وَحَبِّبْنِيْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ اٰدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِيْنَ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ  وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْ

Allaahumma dzis-sultaanil-‘aziimi wa dzil-mannil-qadiimi wa dzil-wajhil-kariimi wa waliyyil-kalimaatit-taammati wadda’awaatil-mustajaabaati ‘aaqilil-hasani wal-husaini min anfusil-haqqi ‘ainil-qudrati wan-naaziriina wa ‘ainil-jinni wal-insi wasy-syayaatiin,

Wa iy yakaadulladziina kafaruu layuzliquunaka bi absaarihim lammaa samii’udz-dzikra wa yaquuluuna innahuu lamajnuunuw wa maa huwa illaa dzikrul lil-‘aalamiin, wa mustajaabil-qur’aanil-‘aziim, wa waritsa sulaimaanu daawuuda ‘alaihimas-salaam, al-wuduudu dzul-‘arsyil-majiid.

Tawwil ‘umrii wa shahhih jasadii waqdii haajatii wa aktsir amwaalii wa aulaadii wa habbibnii lin-naasi ajma ‘iina wa tabaa ‘adil-‘adaawata kullahaa mim banii aadama ‘alaihissalaamu man kaana hayyaw wa yahiqqal-qaulu ‘alal-kaafiriina innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Subhaana rabbika rabbil-‘izzati ‘ammaa yasifuuna wa salaamun ‘alal-mursaliina wal-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

Arti Doa Nurbuat :

“Ya Allah, Yang memiliki kekuasaan yang besar, Yang memiliki anugerah yang terdahulu, Yang memiliki Zat Yang Mahamulia, Yang menguasai kalimat-kalimat yang sempurna dan doa-doa yang mustajab, Penjamin Al-Hasan dan Al-Husain dari jiwa-jiwa yang hak, pandangan kekuasaan dan orang-orang yang melihat dan dari pandangan jin, manusia dan setan.

Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al-Qur’an dan mereka berkata, “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. Dan wahai yang memperkenankan melalui Al-Qur’an yang agung. Dan Sulaiman As dan Daud As (Dia) Maha Pengasih, Yang memiliki Arasy yang mulia.

Panjangkanlah usiaku, sehatkanlah tubuhku, tunaikanlah keperluanku dan perbanyaklah harta dan anak-anakku, jadikanlah aku orang yang disukai seluruh manusia, dan jauhkanlah diriku dari segala permusuhan anak Adam yang masih hidup. Dan pastilah ketetapan (Azab) terhadap orang-orang kafir. Sesungguhnya Engkau Maha kuasa atas segala sesuatu.

Maha suci Tuhanmu, Tuhan yang memiliki kebesaran, dari apa yang digambarkan oleh mereka (orang-orang kafir), dan kesejahteraan semoga terlimpah kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Kumpulan Doa Iftitah Pendek dan Panjang Lengkap

Demikianlah doa nurbuat atau doa nurun nubuwwah, semoga apa yang kami sampaikan pada artikel ini dapat bermanfaat. Jangan lupa kunjungi terus Kajiandoa.com karena masih banyak kajian yang ingin kamu bagikan melalui website ini.

Tinggalkan komentar