Tata Cara, Hukum dan Doa Sujud Syukur

Bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala tidak hanya dengan sekedar mengucapkan hamdalah (Alhamdulillah), apalagi ketika mendapatkan sebuah nikmat atau kabar gembira.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya untuk melakukan sujud syukur ketikan mendapatkan kabar gembira sebagai bentuk terimkasih kepada Allah Ta’ala.

Lalu bagaimana cara melakukan sujud syukur ?

Nah, bagi yang belum tahu cara melakukan sujud syukur jangan khawatir, karena pada artikel ini Kajiandoa.com akan mengulas tentang tata cara sujud syukur, hukum atau dalil sujud syukur dan doa sujud syukur tersebut.

Niat Puasa Daud, Hukum, Tata Cara dan Keutamaannya

Bacaan Doa Sujud Syukur

Doa Sujud Syukur

Tidak ada hadits shahih yang menjelaskan bacaan khusus sujud syukur, oleh karena itu para ulama menegaskan bahwa bacaan atau doa sujud syukur sama dengan bacaan pada shalat. Seperti, subhaana rabbiyal a’laaa, atau subbuuhun qudduusun rabbul malaaikati war ruuh atau bacaan lainnya.

Ibnu Qudamah rahimahullah menerangkan, “Tata cara sujud syukur, baik gerakan maupun hukum, dan syaratnya sama seperti sujud tilawah.” (Al-Mughni, 2:372)

Beliau menjelaskan tentang sujud tilawah, “Bacaan sujud tilawah sama dengan bacaan sujud dalam shalat.” (Al-Mughni, 2:362)

Adapun beberapa doa sujud syukur yang populer di masyarakat, yaitu :

Yang pertama,

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِه فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِين

“Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa syaqqa sam’ahu wa basharahu, bihawlihi wa quwwatihi, fatabarakallahu  ahsanul khaliqin”

Artinya : Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta.

Yang kedua,

Dalam riwayat lain dari Ibnu Abbas:

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَتَقَبَّلْهَا مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ

“Allahumma Uktub Li Biha ‘Indaka Ajran, wadha’ anni biha wizran, waj’alha li ‘indaka dzukhran, wa taqabbalha minni kaba taqabbaltaha min ‘abdika dawuda”

Artinya: Ya Allah, Tetapkanlah pahala untukku disisi-Mu dengan bacaan ini dan gugurkanlah dosa-dosaku! Jadikanlah dia sebagai tabunganku dan terimalah dia sebagaimana Engkau menerimanya dari hamba-Mu Daud (HR: al-Tirmidzi)

Yang Ketiga,

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Artinya : “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat- Muyang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai, dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada Engkau dan sungguh aku termasuk orang muslim.” (Q.S. Al-Ahqaf: 15)

Baca juga : Bacaan Doa Sujud Sahwi

Hukum & Dalil Sujud Syukur

Hukum melakukan sujud syukur adalah sunnah, yang artinya dikerjakan mendapatkan pahala dan jika tidak dikerjakan pun tidak dosa.

Adapun dalil tentang sujud syukur, berikut ini :

Dalil Sujud Syukur

Artinya : Dari abu bakrah, “Sesungguhnya apabila datang kepada nabi Saw, sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, Beliau langsung sujud berterimakasih kepada allah” (Riwayat abu daud).

Tata Cara Sujud Syukur

Berikut adalah tata cara melakukan sujud syukur:

  1. Berdiri Menghadap Kiblat
  2. Berniat Melakukan Sujud Syukur
  3. Kemudian Takbiratul Ihram, dengan Membaca (Allahu Akbar)
  4. Lalu sujud satu kali, sambil membaca doa sujud syukur seperti diatas.
  5. Takbir kembali dan mengangkat kepala

Dalam sujud syukur tidak ada salam maupun tasyahud.

Demikianlah pembahasan kita tentang doa sujud syukur, dalil & hukum sujud syukur dan tata cara sujud syukur. Semoga apa yang sudah kami bagikan dapat bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan komentar