Amalan dan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal Sebelum Salam

Pada kesemptan kali ini Kajiandoa.com akan menyampaikan doa terhindar dari fitnah dajjal baik teks maupun mp3 dan beberapa amalan suapaya selamat dari Dajjal.

Saat ini kita hidup di akhir zaman, sudah banyak tanda-tanda bermunculan yang menandakan bahwa bumi ini sudah tua dan akan datangnnya hari akhir.

Sebelum kiamat datang, umat manusia akan menjumpai zaman fitnah paling besar yang disebabkan oleh kemunculan Dajjal. Sebagaimana keterangan dari hadits berikut ini :

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan,

مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

“Sejak penciptaan Adam sampai hari Kiamat tidak ada satu makhluk yang lebih besar fitnahnya (menjadi ujian bagi manusia pen.) daripada Dajjal.” (HR. Muslim).

Karena begitu besarnya fitnah Dajjal, tidak seorang Nabi diutus kecuali untuk mengingatkan umatnya dari fitnah Dajjal. Sebagaimana keterangan hadits berikut :

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menyampaikan pesan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَا بُعِثَ نَبِيٌّ إِلَّا أَنْذَرَ أُمَّتَهُ الأَعْوَرَ الكَذَّابَ، أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ، وَإِنَّ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مَكْتُوبٌ كَافِرٌ

“Tidaklah diutus seorang nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Diantara dua matanya tertulis: Kafir” (HR. Bukhari 7131).

Oleh sebab itu, pengetahuan atau ilmu supaya terhindar dari fitnah Dajjal sangatlah penting. Karena saat ini sama-sama kita sadari bahwa kita hidup di akhir zaman. Meski entah masih berapa lama lagi Dajjal akan muncul, namun sebagai orang yang beriman kita wajib menyakini kemunculannya dan bersiap untuk menghadapinya.

Semasa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup di dunia ini, beliau pernah berpesan seperti ini,

ان يخرج وأنا فيكم فأنا حجيجه دونكم-صلى الله عليه و سلم يعني أكفيكم إياه- و إلا فامرؤ حجيج نفسه والله خليفتي على كل مسلم

“Jika Dajjal keluar dan aku ada di tengah-tengah kalian, maka aku yang akan mengalahkan dia untuk membela kalian (shalallahu ‘alaihi wa sallam, artinya : aku melindungi kalian darinya). Jika aku telah tiada, maka seorang melindungi dirinya sendiri dan Allah yang menggantikan aku untuk melindungi setiap muslim.” (HR. Muslim no. 2937)

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang masanya lebih jauh dari kemunculan Dajjal dibandingkan dengan kita sudah siap siaga untuk menghadapinya. Untuk itu, kita juga harus mempersiapkan diri agar terhindar dari fitnah Dajjal dengan cara berdoa dan mengamalkan amalan lainnya.

Berikut ini doa terhindar dari fitnah Dajjal dan amalan agar dilindingi dari Dajjal sesuai sunnah Rasulullah.

Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal Sebelum Salam

Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal

Doa ini dibaca setelah tasyahud akhir, sebelum salam. Sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim berikut ini :

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ ، يَقُولُ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Bila kalian tasyahhud, berlindunglah kepada Allah dari empat hal, beliau mengucapkan :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannam, wamin adzaabil qobri, wamin fitnatil mahya wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid dajjal.

Artinya : “Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari azab Jahannam, siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal.”

Amalan Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal

Amalan Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal

#1 Berpegang Teguh dengan Ajaran Islam dan Kenali ciri ciri Dajjal

Amalan utama yang harus dikita miliki untuk menghadapi Dajjal yaitu berpegang teguh pada ajara Islam dengan benar. Terutama memahami nama dan sifat-sifat Allah.

Dajjal memiliki kemampuan-kemapuan diluar logika manusia, seperti menghidupkan orang mati, mengelilingi bumi dengan cepat dan lain sebagainya. Karena kemampuannya tersebut banyak orang yang tertipu dan percaya bahwa Dajjal adalah Tuhan.

Padahal Dajjal hanyalah makhluk ciptaan Allah yang masih membutuhkan makan dan minum, sedangkan Allah tidak membutuhkan makan dan minum. Dajjal itu buta, sedangkan Allah tidak. Dajjal itu terlihat oleh orang kafir maupun orang mukmin, sedangkan Allah tidak terlihat.

Dengan memahami sifat-sifat Allah iman kita akan meningkat dan semoga kita tidak terkecoh dengan kesaktian Dajjal.

Ciri-ciri Dajjal yang disebutkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai berikut,

Dalam hadis Ibnu Umar diterangkan, mata yang buta itu seperti anggur yang menonjol keluar,

كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ

Matanya yang buta itu bagaikan anggur yang menonjol.

Model rambutnya keriting. Nabi terangkan,

إِنَّهُ شَابٌّ، قَطَطٌ، عَيْنُهُ طَافِيَةٌ، كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ.

“Sesungguhnya dia adalah seorang pemuda, rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah aku sedang menyerupakannya dengan ‘Abdul ‘Uzza bin Quthn.” (HR. Muslim).

Dan tak mungkin Allah Tuhan yang sebenanrnya, dapat dilihat di dunia.

لَّا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ

وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

(Di dunia) Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-An’am : 103)

Maka.. Jangan sampai terkecoh !

#2 Menjauhlah dari Keberadaan Dajjal

Ketika Dajjal sudah keluar, kita diperintahkan untuk tidak mendekati keberadaannya meski merasa iman dan ilmu yang dimiliki sudah cukup. Karena syubhat yang dimunculkan oleh Dajjal terbukti mampu menggoncang iman.

Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

من سمع بالدجال فلينأ عنه فوالله إن الرجل ليأتيه وهو يحسب أنه مؤمن
فيتبعه مما يبعث به من الشبهات أو لما يبعث به من الشبهات هكذا قال.

“Siapa yang mendengar keberadaan Dajjal,‏‎ hendaknya dia menjauh
darinya. Sungguh demi Allah ! Ada seorang mendatanginya dalam keadaan dia mengira bahwasanya dia itu beriman, namun pada akhirnya dia pmalah menjadi pengikutnya, disebabkan syubhat-syubhat yang dia sampaikan.”
 (HR. Ahmad).

Dalam hadis yang lain, Nabi menerangkan,

ليفرن الناس من الدجال في الجبال

Sungguh orang-orang saat Dajjal keluar nanti akan melarikan diri menghindar darinya, sampai ke gunung-gunung.” (HR Muslim)

#3 Hafalkan Sepuluh Ayat Pertama Surat Al-Kahfi

Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam yang mencintai umatnya memberikan sebuah pesan kepada kita semua supaya dilindungi dari fitnah Dajjal dengan membaca 10 ayat pertama surat Al-Kahfi. Sebagaimana keterangan hadits berikut ini,

Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal” (HR. Muslim no. 809).

Dari An Nawas bin Sam’an, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ

Barangsiapa di antara kalian mendapati zamannya Dajjal, bacalah awal-awal surat Al Kahfi” (HR. Muslim no. 2937).

Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ ». قَالَ حَجَّاجٌ « مَنْ قَرَأَ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ سُورَةِ الكَهْفِ »

Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” Hajjaj berkata, “Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi” (HR. Ahmad 6: 446. Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata bahwa sanad hadits ini shahih, perowinya tsiqoh termasuk dalam periwayat shahihain –Bukhari dan Muslim- selain Ma’dan bin Abi Tholhah Al Ya’mari yang termasuk perowi Muslim).

#4 Masuklah ke Salah Satu Dua Tanah Suci, Makkah atau Madinah

Karena Dajjal tidak akan mampu memasuki dua kota yang mulia ini. Sebagaimana keterangan hadits berikut ,

Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu menyampaikan hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ وَلَيْسَ نَقْبٌ مِنْ أَنْقَابِهَا إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّينَ تَحْرُسُهَا فَيَنْزِلُ بِالسَّبَخَةِ فَتَرْجُفُ الْمَدِينَةُ ثَلاَثَ رَجَفَاتٍ يَخْرُجُ إِلَيْهِ مِنْهَا كُلُّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ

“Tidak ada satu negeri pun melainkan akan dikunjungi oleh Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada gang/Lorong di kota itu melainkan ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya. Ketika Dajjal memasuki Sab’khoh (daerah pinggiran Madinah, pent.) bergoncanglah kota Madinah sebanyak tiga kali. Lalu keluarlah dari Madinah orang-orang kãfir dan munãfik.”

Baca juga :

Demikianlah amalan dan doa terhindar dari fitnah Dajjal, semoga penulis dan pembaca serta yang membagikan artikel ini dilindungi dari Fitnah Dajjal.

Tinggalkan komentar