Doa Untuk Kedua Orang Tua Sesuai Sunnah

Doa Untuk Kedua Orang Tua – Kedua orang tua adalah sosok yang paling berjasa dihidup kita, saking besarnya jasa kedua orang tua tak ada seorang anak pun yang mampu membayar jasa-jasa beliau. Oleh sebab itu kita wajib berbakti dan menghormati kedua orang tua kita apapun keadaannya, baik beliau masih sehat, sedang sakit bahkan orang tua yang sudah meninggal dunia.

Berbakti kepada orang tua tidak hanya sekedar membantu pekerjaannya atau dengan memberikan harta benda. Namun berbakti kepada orang tua juga bisa dengan cara mendoakannya supaya diampuni dosa-dosanya, disayangi, dilindungi dari keburukan dan doa kebaikan lainnya.

Jika Anda belum tahu doa untuk orang tua sesuai sunnah, dibawah ini saya akan membagikan penjelasan tentang doa kedua orang tua semua kondisi, baik beliau yang masih sehat, orang tua yang sedang sakit ringan dan yang sedang sakit parah hingga doa untuk kedua orang tua yang sudah meninggal.

Doa Untuk Kedua Orang Tua Sesuai Sunnah

Doa untuk Kedua Orang Tua Yang Masih Hidup

Berikut ini doa untuk orang tua kita yang masih hidup, silahkan dihafalkan dan dibaca setiap selesai sholat. Meski doanya pendek, namun kandungan dari doa tersebut amatlah luar biasa.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Allahumma fighfirlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shokhiroon

Artinya : Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, baik ibu dan bapakku, kasihanilah keduanya seperti mereka menyayangiku di waktu kecil.

Doa Naik Kendaraan Darat, Laut dan Udara Sesuai Sunnah

Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sudah Meninggal

Meski raga orang tua kita sudah tidak ada di dunia ini (sudah meninggal), bukan berarti kita harus berhenti berbakti kepada beliau. Hubungan anak dan orang tua tidak akan putus karena sebuah kematian, karena doa anak yang sholeh tidak terputus untuk kedua orang tuanya meski dipisahkan oleh alam. Berikut dalilnya :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

اِذَا مَاتَ الْاِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلَّا مِنْ ثَلاَ ثَةٍ مِنْ صَدَقَتٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يٌتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya : “Apabila manusia mati maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan orang tuanya” (HR. Ahmad 9079, Muslim 4310, Abu Daud 2882 dan yang lainnya).

Berdasarkan hadits tersebut, jika diantara kita ada orang tuanya yang sudah meninggal dunia dianjurkan untuk mendoakannya supaya mendapatkan pengampunan dan ditempatkan di surga. Sebagai berikut doanya :

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya : “wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”

Contoh Kalimat Pembukaan dan Penutup Pidato Bahasa Arab

Doa Kedua Orang Tua yang Sakit / Sakit Parah

Doa ini tidak hanya untuk orang tua kita yang sedang sakit, namun Anda juga bisa membaca doa ini untuk orang sakit lainnya. Misalnya ada saudara, teman atau tetangga yang sakit. Berikut ini doanya :

Doa pertama,

Diriwayatkan dari ummul mu’minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah meminta perlindungan untuk keluarganya. Beliau mengusap dengan tangan kanan dan berdoa :

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain”  (HR Bukhari 535 dan Muslim 2191).

Doa Kedua,

Dari Abdul Aziz bin Shahib, beliau mengatakan : Aku dan Tsabit datang menemui Anas bin Malik , kemudian Tsabit berkata : “Wahai Abu Hamzah (kunyah dari Anas bin Malik), aku tersengat binatang. Anas mengatakan : “Maukah kamu saya bacakan ruqyah dengan ruqyah yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ? Tsabit berkata : “Tentu”. Kemudian Anas bin Malik membaca doa :

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ, مذْهِبِ الْبَأْس, اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Ya Allah, Rabb manusia Yang Menghilangkan kesusahan, berilah kesembuhan, Engkaulah Zat Yang Maha Menyembuhkan.  Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari 541).

Lebih lengkap tentang Doa Menjenguk Orang Sakit

Doa Memohon Ampunan untuk Diri Sendiri, Orang Tua dan Saudara

Doa permohonan ampun ini tidak hanya untuk diri sendiri, orang tua dan saudara dekat saja, melainkan untuk semua saudara seiman baik laku-laki maupun perempuan diseluruh dunia. Berikut lafadz doanya :

اللَّهُمَّ اغْفِرْلِى ذُنُوْبِى وَلِوَالِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيْرَا . وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَلْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ . اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ . وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ . رَبِّ اغْفِرْ وَارْ حَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّ احِمِيْنَ . وَلاَحَوْلَ وَلاَقوَّةَ اِلاَّبِاللَّهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

Allahummaghfirlii, waliwaalidayya, war hamhumma, kamaa robbayaanii shagiiroo. Walijami’il muslimina, walmuslimaati, walmu’miniina, wal mu’minaati, al ahyaa’i minhum wal amwati, wataabi’ wabainanaa, wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa anta khoirur roohimiina, walaa quwwata, illa biilaahi ‘aliyyil adzim.

Artinya : Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa dosaku dan dosa kedua orang tuaku dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Mu.

Contoh Berbakti Kepada Orang Tua:
  • Selalu bersikap sopan dan hormat terhadap kedua orang tua.
  • Mematuhi nasehat dan perintah kedua orang tua selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.
  • Tidak boleh berkata kasar maupun membentak kepada mereka.
  • Membantu pekerjaan rumah.
  • Wajib menjaga dan juga merawat kedua orang tua terlebih ketika sudah tua dan renta.
Apabila Orang Tua Sudah Meninggal Dunia :
  • Melaksanakan nasihat-nasihatnya.
  • Menjaga nama baik kedua orang tua.
  • Mendoakan kedua orang tua agar mendapatkan ampunan dan ditempatkan di surga oleh Allah SWT.

Demikianlah ulasan tentang doa untuk kedua orang tua yang bisa kami sampaikan pada kajiandoa.com ini, semoga dapat bermanfaat. Sayangi terus kedua orang tua kita dengan tulus karena tak akan mampu kita membalas jasa-jasa beliau.

Tinggalkan komentar